Thursday, December 11, 2014

FIRMA JOIN VENTURE



1.    Pengertian
Join ventura adalah kerjasama diantara dua orang atau lebih juga bisa berupa badan usaha untuk mengusahakan usaha tertentu. Waktunya terbatas dan masing-masing pihak dapat menyerahkan barang atau uang sebagai kontribusi terhadap usaha bersama itu. Salah satu pihak yang bekerja sama itu besarnya ditunjuk sebagai pemimpin usaha kerjasama atau joint venture disebut sebagai “Managing Patner” yang berkewajiban menyelenggarakan pembukuan dan penyajian laporan keuangan.
2.    Unsur-Unsur dalam Joint Venture
a.    Kerjasama dua pihak atau lebih
b.    Ada modal
c.    Ada surat perjanjian
Sebagai bentuk adanya kerjasama antara dua belah pihak, maka dalam joint venture harus ada surat perjanjian yang berfungsi untuk mengikat kedua belah pihak tersebut. Dalam joint venture karena melibatkan orang lain, maka perlu diperhatikan dan diteliti apakah pihak yang akan diajak kerjasama tersebut adalah pihak yang bisa dipertanggungjawabkan..
3.    Perbedaan Joint Venture dengan Firma
Join Venture
Firma/Sekutu
Lingkupnya usahanya lebih terbatas
Lingkupnya tak terbatas, semua usaha yangmenghasilkan laba
Waktunya terbatas, hingga tujuan tercapai
Waktu tak tentu, yaitu selamanya

4.    Pembagian Laba Joint Venture
Metode pembagian laba yang dapat dipakai juga sama dengan metode pembagian laba persekutuan, yaitu :
a.    Laba dibagi sama
b.    Laba dibagi dengan ratio tertentu
c.    Laba dibagi sesuai dengan ratio modal, yaitu :
1)   Modal mula-mula
2)   Modal awal periode
3)   Modal akhir periode
4)   Modal rata-rata
d.   Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal dan sisanya dibagi menurut cara a, b atau c.
e.    Laba dibagi dengan memperhitungkan gaji dan bonus dan sisanya dibagi menurut cara a, b atau c.
f.     Laba dibagi dengan memperhitungkan bunga modal, gaji serta bonus dan sisanya dibagi menurut cara a, b atau c.
5.    Akuntansi Joint Venture
a.    Metode Akuntansi Terpisah
Joint venture menyelenggarakan akuntansi secara tersendiri. Dalam hal ini, joint venture menyelenggarakan rekening-rekening :
1)   Aktiva
2)   Utang
3)   Modal untuk masing-masing sekutu
4)   Penghasilan
5)   Biaya
Metode ini, masing-masing sekutu hanya akan mencatat investasi sendiri saja. Metode ini biasanya dipakai oleh joint venture yang umurnya relatif panjang.
b.    Metode Akuntansi Tidak Terpisah
Dalam metode ini, joint venture tidak menyelenggarakan akuntansi secara tersendiri. Akuntansi terhadap joint venture diselenggarakan oleh masing-masing sekutu (partner). Dalam hal ini, akuntansinya dapat dibagi menjadi dua yaitu :
1)   Managing Partner
menyelenggarakan rekening-rekening aktiva, utang, modal, pendapatan, dan biaya. Oleh karena akuntansi tersebut dicampur dengan akuntansi perusahaannya sendiri, maka untuk membedakannya setiap rekening joint venture diberi tanda tersendiri, yaitu dengan penambahan istilah “joint venture” pada setiap rekening. Rekening-rekening yang diselenggarakan managing partner meliputi :
a)    Rekening Aktiva-Joint Venture
b)   Rekening Utang-Joint Venture
c)    Rekening sekutu atau partner
d)   Rekening Joint Venture
2)   Non- Managing Partner
Non- managing partner hanya menyelenggarakan 2 macam rekening, yaitu :
a)    Rekening Joint Venture
b)   Rekening Sekutu (Partner)
o  Rekening Managing Partner
Pendebitan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat:
- Aktiva joint venture bertambah
- Utang joint venture berkurang dan
- Modal atau managing partner berkurang
Pengkreditan dilakukan apabila terjadi transaksi yang berakibat:
- Aktiva joint venture berkurang
- Utang joint venture bertambah dan
- Modal atau managing partner bertambah
b. Rekening Sekutu non-Managing Partner yang lain.
Barang yang Belum Terjual
Sisa barang dagangan yang belum terjual harus diperlakukan secara tepat sesuai penggunaan sisa barang yang bersangkutan, yang dalam hal ini ada 3 kemungkinan yaitu :

a. Dibagi kepada Para Sekutu
§ Metode akuntansi terpisah
mendebit rekening masing-masing sekutu dan mengkredit rekening persediaan. mendebit rekening modal masing-masing sekutu dan mengkredit rekening penjualan.
§ Metode akuntansi tidak terpisah
Apabila joint venture menyelenggarakan akuntansi secara tidak terpisah, maka pembagian sisa barang kepada para sekutu tidak perlu dicatat.

b. Dijual kepada Pihak Luar
dikredit ke rekening penjualan, yang akhirnya akan menambah laba sebesar harga jual. Jika menggunakan metode akuntansi tidak terpisah transaksi ini akan dikredit ke rekening joint venture sebesar harga jual.

c. Dijual kepada Sekutu
Metode yang digunakan:
1) Metode akuntansi terpisah
mendebit rekening sekutu yang membeli dan mengkredit rekening penjualan, masing-masing sebesar harga jual.
2) Metode akuntansi tidak terpisah
mendebit rekening pembelian atau persediaan dan mengkredit rekening joint venture. Sekutu yang lain akan mencatat dengan mendebit rekening sekutu pembeli dan mengkredit rekening joint venture, masing-masing sebesar harga jual.

Joint Venture yang Belum Selesai
Dalam hubungannya dengan joint venture yang belum selesai tersebut timbul masalah akuntansi, yaitu mengenai pengakuan laba atau rugi joint venture yaitu apakah perlu mengakui rugi-laba atas joint venture yang belum selesai.
1. Metode Akuntansi Terpisah
Apabila joint venture menyelenggarakan akuntansi dengan metode ini maka besarnya laba adalah selisih antara pendapatan dan biaya. Laba atau rugi tersebut akan dibagi sesuai dengan rasio atau metode pembagian laba yang disepakati. Dengan metode ini maka masing-masing sekutu hanya akan mencatat bagian laba atau rugi yang menjadi haknya.
2. Metode Akuntansi Tidak Terpisah
Apabila joint venture menggunakan metode akuntansi tidak terpisah maka besarnya laba atau rugi dapat diketahui dari saldo rekening “Joint Venture”, yaitu :
Ø Laba, apabila rekening Joint venture bersaldo kredit dan
Ø Rugi, apabila rekening Joint venture bersaldo debit.
Selanjutnya masing-masing anggota sekutu akan mencatat seluruh laba atau rugi, baik
yang menjadi bagiannya maupun tidak.

Pengaturan Joint Venture:
1.    Pasal 23 UU Nomor 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing
2.    PP Nomor 17 Tahun 1992 jo. PP Nomor 7 Tahun 1993 tentang Pemilik Saham Perusahaan Penanaman Modal Asing
3.    PP Nomor 20 Tahun 1994 tentang Pemilikan Saham dalam Perusahaan yang Didirikan dalam Rangka Penanaman Modal Asing
4.    SK Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 15/SK/1994 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pemilikan Saham dalam Perusahaan yang Didirikan dalam Rangka Penanaman Modal asing.


Jenis-Jenis Kontrak Joint Venture:
1.    Joint Venture domestic
2.    Joint Venture internasioanal
Menurut pasal 8 ayat (1) SK Menteri Negara Penggerak Dana Investasi/Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 15/SK?1994 tentang Ketentuan Pelaksanaan Pemilikan Saham dalam Perusahaan yang Didirikan dalam Rangka Penanaman Modal Asing, bidang usaha yang wajib mendirikan perusahaan Joint Venture adalah:
1.    Pelabuhan
2.    Produksi, transmisi dan distribusi tenaga listrik untuk umum
3.    Telekomunikasi
4.    Pelayanan
5.    Penerbangan
6.    Air minum
7.    Kereta api umum
8.    Pembengkit tenaga atom
9.    Mass media
Faktor PMA wajib mengadakan usaha patungan (Joint Venture) dengan perusahaan domestic adalah kerena usaha-usaha tersebut tergolong penting bagi Negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. Sedangkan yang dilarang untuk penanaman modal asing adalah bidang-bidang yang berkaitan dengan pertahanan Negara, sperti produksi senjata, mesiu, alat-alat peledaj dan peralatan perang.

Manfaat Joint Venture:
Menurut Raaymakers, manfaat dari kontrak Joint Venture:
1.    Pembetasan resiko
2.    Pembiayaan
3.    Menghemat tenaga
4.    Rentabilitas
5.    Kemungkinan optimasi know-how
6.    Kemungkinan pembetasan kongkurensi (saling ketergantungan)

Bentuk dan Substansi Kontrak Joint Venture
Menurut Raaysmaker, unusr-unsurpokok yang perlu termuat dalam kontrak Joint Vneture:
Uraian tenteng pihak-pihak di dalam kontrak
1.    Pertimbangan atau konsiderans
2.    Uraian tentang tujuan
3.    Waktu
4.    Ketentuan-ketantuan perselisihan
5.    Organisasi dari kerjasama
6.    Pembiayaan
7.    Dasar penilaian
8.    Hubungan khusu antara partner dan perusahaan Joint Venture
9.    Peralihan saham
10. Bentuk hukum dan pilihan hukum
11. Pemasukan oleh partner

Para Pihak dan Objek dalam Kontrak Joint Venture :

Para pihak yang terkait dalam kontrak ini adalah perusahaan penanaman modal asig (PMA) dengar warga Negara Indonesia dan/atau badan hukum Indonesia. Badan hukum Indinesia ini terdiri dari Bdan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah, Koperasi, perusahaan PMA, perusahaan PMDN, perusahaan Non-PMA/PMDN. 
Objek dari kontrak Joint Venture adalah adanya kerja sama patungan antara perusahaan penanaman modal asing (PMA) dengan warga Negara Indonesia dan/atau bahan hukum Indonesia.

Jangka Waktu Kontrak Joint Venture :

Ditentukan oleh para pihak, yang dituangkan dalam kontrak Joint Venture. Berdasarkan hasil kajian, angka waktu yang ditentukan adalah selama 20 tahun dan dapat diperpanjang. Dalam PP Nomor 20 Tahun 1994, penanaman modal asing diberikan izin usaha untuk jagka waktu 30 tahun terhitung sejak perusahaan berproduksi komersial.

Penyelesaian Sengketa :
Hukum yang digunakan dalam kontrak Joint Venture adalah hukum Indonesia. Sedangkan penyelesaian sengketa yang tidak dapat diselesaikan oleh para pihak, maka harus tunduk pada ketentuan International Chambers of Commerce (ICC).

Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat Majemuk Bertingkat adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara/sederajat.

Jenis-jenisnya:
1. Kalimat majemuk hubungan waktu
Contoh : Aku sedang belajar, ketika ayahku pulang

2. Kalimat majemuk hubungan syarat
Ditandai dengan : jika, seandainya, asalkan,apabila, andaikan
Contoh : Jika aku mendapatkan rangking 1, aku akan mendapatkan laptop baru.

3. . Kalimat majemuk hubungan tujuan
Ditandai dengan : agar, supaya, biar.
Contoh : Danis sengaja tidur siang agar dia bisa bangun pagi buat belajar

4.  Kalimat majemuk konsensip
Ditandai dengan : walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, sungguh pun
Contoh : Walaupun Veri sedang sedih, dia selalu tersenyum.

5. Kalimat majemuk hubungan penyebaban
Ditandai dengan : sebab, karena, oleh karena
Contoh : Aku sedang sedih, sebab orang yang aku cintai tidak mencintaiku

6. Kalimat majemuk hubungan perbandingan
Ditandai dengan: ibarat, seperti, bagaikan, laksana, sebagaimana, lebih baik.
Contoh :  Dari pada bermain, lebih baik aku belajar.

7. Kalimat majemuk hubungan akibat
Ditadai dengan : sehingga, sampai-sampai, maka
Contoh : Dian begitu berbakat, sehingga dia dapat memenangkan kontes itu.

8. Kalimat majemuk hubungan cara
Ditandai dengan : Dengan
Contoh : Dengan cara menjual koran, dia mendapatkan uang untuk menghidupi keluarganya

9. Kalimat majemuk hubungan sangkalan
Ditandai dengan: seolah-olah, seakan-akan
Contoh : Markus diam saja, seolah-olah tidak terjadi apapun.

10. Kalimat majemuk hubungan kenyataan
Ditandai dengan: padahal, sedangkan
Contoh : Gina terus belajar, padahal dia sedang sakit.

11. Kalimat majemuk hubungan hasil
Ditandai dengan : makannya
Contoh: Doni anak pemalas, makannya nilainya selalu jelek

12. Kalimat majemuk hubungan penjelasan
Ditandai dengan : bahwa
Contoh : Nilai raportnya menunjukan bahwa dia benar-benar siswa yang pandai

13. Majemuk hubungan atributif
Ditandai dengan : yang

Contoh : anak yang sedang berlari itu teman saya

Monday, December 1, 2014

Pidato Bung Tomo





Bismillahhirrahmanirrahim

Merdeka

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini tentara inggris telah menyebarkan pamplet-pamflet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan menyrahkan senjata –senjata yang telah kita rebut dari tangan nya tentara jepang mereka telah minta supaya datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan .mereka telah meminta supaya kita semua datangpada mereka itu dengan membawa berndera merah putih tanda bahwa kita telah menyerah.
Saudara-saudara
Di dalam pertempuran –pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya pemuda –pemuda yang berasal dari Maluku pemuda –pemuda yang berasal dari Sulawesi pemuda –pemuda yang berasal pulau bali pemuda –pemuda yang berasal dari Kalimantan . pemuda-pemuda dari seluruh sumatera. Pemuda Aceh ,pemuda tapanuli ,dan seluruh pemuda Indonesia yang ada ini di dalam pasukan –pasukan mereka masing-masing dengan pasukan –pasukan rakyat yang di bentuk di kampung-kampung telah menunjukkan satu kekuatan sehinggga mereka itu terjepit di mana-mana
Hanya karena taktik yang licik dari pada mereka itu saudara-saudara dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya ke Surabaya ini , maka kita ini tunduk utuk memberhentikan pertempuran tetepi pada masa itu mereka telah memperkuat diri dan setelah kuat sekarang inilah keadaanya .

Saudara-saudara kita semuanya kita bangsa Indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara inggris itu dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia,ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini dengarkanlah tentara inggris ini jawaban kita ini jawaban rakyat surabaya ini jawaban pemuda Indonesia kapada kau sekalian

Hai tentara inggris kau mengkehendaki bahwa kita ini akan membawa bvendera mereah putih untuk takluk kepadamu ,kau menyuruh kita mengangkat tangan kepada mu ,kau menyuruh kita membawa senjata-senjata yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu,tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada .tetapi inilah jawaban kita:
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga.

Saudara –saudara rakyat Surabaya ,siaplah!keadaan genting!tetapi saya peringatkan sekali lagi jangan mulai menembak baru kalau kita ditembak maka kita akan danti menyerang mereka itu kita tunjukkan bahwa kita ini benar –benar orang yang ingin merdeka.

Dan untuk kita saudara-saidaralebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka semboyan kita tetap merdeka atau mati.
Dan kita yakin saudara-saudara pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita sebab Allah selalu berada di pihak yang benar percayalah saudara-saudara tuhan akan melindungi kita sekalian

Allahuakbar! Allahuakbar! Allahuakbar! Merdeka